Penulis : Ajun Ally
Inf@sekitarkita.com [Madiun] - Memasuki bulan Ramadhan serta Hari Raya Idul Fitri 2009, berbagai persiapan mulai dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) VII Madiun.
Saat ini, Daop VII Madiun mulai melakukan peremajaan rel, bantalan rel dan mengatasi daerah rawan banjir, tanah amblas maupun rel patah.
Hal itu, bagian peningkatan pelayanan, kenyamanan dan keamanan masyarakat yang menggunakan jasa transoprtasi darat jenis Kereta Api (KA). Bahkan, Daop VII sendiri menargetkan sebelum lebaran 2009 peremajaan sudah selesai.
"Peremajaan jalur KA lintas selatan dibeberapa titik, sebelum lebaran atau H-7 harus sudah rampung," ujar Kepala Humas Daop VII Madiun, Drs Hariyono Wirotomo, Kamis (6/8/2009).
Menurutnya daerah perbaikan rel serta bantalan kayu ke beton yakni dijalur selatan Kertosono-Nganjuk sepanjang 17 kilometer sepur. Dijalur tersebut, peremajaan rel dari ukuran type R 42 diganti rel type R 54. Sebab, rel type R 54 lebih kuat, besar dan panjang.
Lalu, selanjutnya dilakukan peremajaan rel type R 42 ke type R 54 dijalur Ngawi-Kedunggalar. Disepanjang jalur itu, juga dilakukan pergantian bantalan rel kayu menjadi beton yakni 7 kilometer sepur.
Kediri-Kertosono perbaikan bantalan kayu, menjadi beton yakni sepanjang 26 kilometer sepur. Sementara dijalur tersebut, masih menggunakan rel type R 33 (rel lama). Sesuai rencana 2010 mendatang, akan dilakukan peremajaan rel dari rel type R 33 menjadi rel type R 54.
"Namun rel untuk dijalur Kediri-Kertosono sepanjang 26 kilometer sepur itu, akan diambilkan rel type R 43 yang saat ini masih digunakan dijalur Surabaya-Solo," jelasnya.**
Kamis, 06 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar